VAKSINASI

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

User Rating: / 3
PoorBest 

VAKSINASI adalah proses pemberian bakteri atau virus yang sudah dilemahkan sehingga dapat mencegah penyakit. Tapi tidak semua vaksin itu dibuat dengan memasukkan virus atau bakteri, contohnya vaksin Tetanus Toxoid(TT) yaitu dengan membuat anti terhadap toksin(racun) yang dihasilkan oleh bakteri tersebut, ini bukan pilihan, tapi memang cara mendapatkan vaksin itu berbeda tergantung karakter virus/ bakteri.

VAK1

Immunisasi untuk penyakit yang disebabkan  VIRUS menggunakan vaksin yang berisi virus yang sudah dilemahkan, iya dong, kalau nggak dilemahkan, ya sama ajah dengan memberi/memasukkan virus "asli", kita terinfeksi virus dong jadinya.

Sedangkan immunisasi terhadap BAKTERI menggunakan sejumlah kecil bakteri yang sudah mati untuk menstimulasi pembentukan antibodi oleh tubuh kita. Tergantung jenisnya, vaksin adakalanya harus diberikan beberapa kali untuk mendapatkan efek immun yang optimum, dikenal dengan istilah booster”.

 

VAKSIN PALSU?

Tergantung isinya, kalau berisi antibiotik, ya tidak terjadi apa-apa. Kalau berisi vaksin tapi diencerkan, berarti tubuh tidak terlindungi maksimal. Akibat yang menjengkelkan adalah infeksi di lokasi penyuntikan, kenapa?.

Begini ya sodara-sodara, proses pembuatan obat mensyaratkan ruang steril, karena di udara terbuka ini beterbangan bakteri dll. Jadi kalau setelah divaksin terjadi infeksi di lokasi penyuntikan, timbul bengkak, merah, nyeri, panas dan bernanah, ada kemungkinan gak beres vaksinnya, atau kondisi fisik anak yang divaksin sedang tidak sehat, atau proses penyuntikan tidak sesuai standar alias jorok dokter atau susternya atau alat-alat yang digunakan tidak steril.

Akibat vaksin palsu yang pasti, yaaa kita sama aja gak divaksin, jadi ayo ulangi lagi, tidak ada bahayanya, TIDAK ADA ISTILAH KELEBIHAN DOSIS DALAM PROSES VAKSINASI.

 

Untuk mengerti apa itu vaksin sebenernya harus ngerti ilmu immun alias ilmu kekebalan tubuh. Vaksin bekerja dengan menstimulasi SISTEM IMMUN tubuh, sistem immun adalah sistem perlawanan/ fighting alami/natural dari tubuh kita, yang sudah terbentuk sejak kita lahir. Jika sistem immun kita sehat, dia mampu mengenali bakteri atau virus yang masuk dalam tubuh dan kemudian menghancurkannya.


Ada sel-sel spesial di dalam aliran darah kita yang disebut “SEL-SEL DARAH PUTIH”. Mereka ini berada dan berenang-renang di dalam aliran darah diantara sel-sel darah merah, platelet dll.

VAK2

Yahhh, sel-sel darah putih ini seperti angkatan bersenjatanya tubuh kita, dimana secara otomatis mereka menjaga tubuh kita dari para invaders, kerja model siskamling gitu lo, jadi ngider terus berjaga-jaga terhadap masuknya musuh.
 
Lihat gambar potongan pembuluh darah yang berisi sel-sel darah merah yang mengalir di tiap inchi tubuh. Sel-sel darah putih berada diantaranya & merupakan bagian dari sistem immun, tugasnya untuk berperang melawan invasi benda asing seperti bakteri dan virus, para “invaders” ini biasa disebut ANTIGEN.
 

Masih di dalam sirkulasi darah, kita juga memiliki ANTIBODI yang dibentuk oleh sel darah putih tadi, dan antibodi ini terbentuk karena adanya trigger, contohnya karena proses vaksinasi, yang notabene menyuntikan virus atau kuman dalam bentuk yang sudah dilemahkan / mati, sehingga terjadi respon immun dimana tubuh membentuk antibodi spesifik terhadap kuman/virus tsb. Jadi antibodi terbentuk spesifik untuk menghadapi antigen(virus/kuman). 

Karena perlu adanya WAKTU PAPARAN atau "kenalan dulu" dengan virus/bakteri inilah yang menyebabkan kenapa pada awal kita mendapat vaksin, terjadi panas, karena sistem immun baru mengenali antigen/bakteri/virus tadi, tapi setelah ANTIBODI KHUSUS terbentuk, jika kita terserang bakteri /virus lagi, kita tidak akan merasakannya karena antibodi langsung sudah siap bekerja dengan persenjataan khususnya.  Nahhhh, antibodi bersama-sama dengan sel darah putih lain tadi bahu membahu memerangi para invaders tadi.

 

Wahhh, jadi sebenernya  proses vaksin itu sama aja dengan masukin penyakit dong?. Gini, pada kenyataanya tubuh kita terpapar sepanjang hari oleh kuman, virus entah itu sengaja atau tidak. Yaaaa coba aja kita pikir kalau cara hidup kita jorok, apa gak dengan sengaja tuhhh kita memaparkan tubuh dengan kuman.

Pernah denger ada dokter yang hobi bikin kloset, dia bilang di Indonesia ada 20% penduduk yang gak punya kloset. Indonesia juga termasuk bangsa dengan tingkat kejorokan tinggi, di angka 9 di rentang 1-10 jika 1 itu paling bersih dan 10 itu paling jorok untuk India. Jadi salut sama dokter ini yang sudah membuatkan jutaan kloset untuk masyarakat yang dilayaninya.

Closing deh, tau gak kalau jumlah kematian akibat penyakit infeksi di dunia ini bikin mules, apalagi kalau program immunisasi gagal, di Indonesia penyakit infeksi masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar selain penyakit jantung, apalagi dengan kejorokan kita, ini ciyusss, suerrrrr.

 

Sumber: MedicineNet.com, Gambar by Geofanny Sarah Adventia

Add comment

ditunggu comment nya...